Pendekatan terhadap Psikologi Komunikasi dari Aspek Ilmu Lainnya

Standard

Psikologi komunikasi merupakan psikologi yang mencoba menganalisa seluruh komponen yang terlibat dalam proses komunikasi. Pendekatan terhadap psikologi komunikasi dapat dilihat dari beberapa aspek disiplin ilmu sebagai berikut:

Ilmu sosiologi
Pada hakikatnya sosiologi mempelajari interaksi antar manusia. Setiap interaksi didahului oleh kontak dan komunikasi. Dalam pandangan sosiologi, komunikasi baik itu verbal maupun nonverbal merupakan bagian yang tidak perpisahkan untuk membahas hakikat interaksi. (Liliweri,1994:93)

Objek sosiologi adalah masyarakat yang dilihat dari sudut hubungan antara manusia dan proses yang timbul dari hubungan manusia dai dalam masyarakat.

Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi menyatakan bahwa sosiologi atau ilmu masyarakat adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial. Struktur sosial adalah keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok yaitu kaidah-kaidah sosial (norma-norma sosial), lembaga sosial, kelompok serta lapisan-lapisan sosal. Proses sosial adalah pengaruh timbal balik antara pelbagai segi kehidupan bersama.

Gabriel Tarde memiliki pandangan awal bahwa gejala sosial mempunyai sifat psikologis yang teridri dari intersaksi antara jiwa individu, dimana jiwa tersebut terdiri dari kepercayaan dan keinginan. Bentuk utama dari interaksi mental individu adalah imitasi,oposisi, dan adapatasi atau penemuan baru.

Suatu interaksi sosial tidak akan terjadi tanpa adanya dua syarat, yaitu kontak sosial dan komunikasi. Sehingga, dalam pendekatan psikologi komunikasi melalui aspek sosiologi menunjukkan bahwa interaksi antar manusia tidak akan terjadi bila tanpa adanya dua syarat tersebut.

Filsafat
Filsafat merupakan suatu pemikiran atau perenungan secara mendalam dan menyeluruh mengenai sesuatu yang dinilai bermanfaat bagi kehidupan manusia, termasuk dalam pendekatan psikologi komunikasi bila dilihat dari aspek filsafat.

Filsafat sudah lama menaruh perhatian pada komunikasi, namun filsafat idak melihat komunikasi sebagai alat untuk memperkokoh tujuan kelompok seperti pandangan sosiologi. Filsafat meneliti komunikasi secara ritis dan dialektis.

Filsafat mempersoalkan apakah hakikat manusia komunikan, dan bagaimana ia menggunakan komunikasi untuk berhubungan dengan realitas lain di alam semesta ini, apakah kemampuan manusia ditentukan oleh sifat jiwa-jiwa manusia atau oleh pengalaman, bagaimana komunikasi berlangsung secara kognisi, ke afeksi, sampai ke perilaku, dan apakah medium komunikasai merupkan aktor sentral dalam proses penilaian manusia.(Rakhmat,1999:8)

Ilmu Psikologi
Secara singkat psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku dan peristiwa mental. Psikologi memandang komunikasi sebagai suatu proses pengalihan pesan dari seorang pengirim kepada penerima melalui hubungan stimulus respons. Pesan keluar sebagai rangsangan dan diterima seseorang sebagai respons sikap, perilaku, persepsi komunikasi antar manusia.

Psikologi juga meneliti kesadaran dan pengalaman manusia. Psikologi terutama mengarahkan perhatiannya pada perilaku manusia dan mencoba menyimpulkan proses kesadaran yang menyebabkan terjadinya perilaku itu. Inilah tema-tema yang selalu diselidiki psikologi komunikasi.

Psikologi Sosial
Psikologi sosial adalah psikologi yang membicarakan kehidupan psikhe seseorang sebagai anggota masyarakat atau di dalam interaksi sosial atau kehidupan psikhe yang sedang berada didalam interaksi sosial berbeda dengan kehidupan psikhe bila orang itu sedang berada sendirian. (Sujanto, Lubis, & Hadi, 2004: 3) atau dapat dikatakan bahwa psikologi sosial merupakan psikologi yang menguraikan tentang kegiatan-kegiatan manusia dalam hubungan dengan situasi sosial seperti situasi kelompok, massa, dan lain sebagainya. (Gerungan,1964:19)

Gordon Allport (1968) menjelaskan bahwa seorang boleh disebut sebagai psikolog sosial jika dia “berupaya memahami, menjelaskan, dan memprediksi bagaimana pikiran, perasaan, dan tindakan individu-individu dipengaruhi oleh pikiran, perasaan, dan tindakan-tindakan orang lain yang dilihatnya, atau bahkan hanya dibayangkannya” (Hasan mustafa dalam Perspektif dalam psikologi sosial )

Bila individu-individu berinteraksi dan saling mempengaruhi, maka terjadilah:
- proses belajar ang meliputi aspek kognitif dan afektif
- proses penyampaian dan openeimaan lambang-lambang komunikasi
- mekanisme penyesuaian diri seperti sosialisasi, permainan peran, identifikasi, proyeksi, agresi, dan sebagainya.

About these ads

6 responses »

  1. Sy ingin minta bntuan dlm menentukan indikator dr beberapa aspek interaksi sosial yg kaitanx dg psikologi.Aspek2x adalah
    1.Komunikasi kedua belah pihak
    2.Penyesuaian diri diantara individu
    3.Tingkah laku kelompok
    4.Struktur sosial
    tolong dbntu dlm menentukan indikator dr keempat aspek tsb.Trmksh.

  2. Wah… praktisi dan pengamat komunikasi nih… Bisa jadi bahan referensi untuk nambah pengetahuan dan nyelesaikan kuliah… Salam kenal..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s